Deskripsi Tanaman dan Simplisia
Tanaman:
Gardenia jasminoides Ellis. termasuk
tumbuhan perdu yang berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat. Batang pohonnya mampu mencapai ketinggian
berkisar 1 - 2 m. Bunganya berukuran besar, indah mirip dengan bunga mawar putih dengan tajuk- tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daun letaknya berhadapan
atau berkarang tiga, tebal dan licin seperti kulit, bertangkai pendek. Daunnya berbentuk oval, tebal,
licin, mengkilap pada permukaan telapak daun bagian atasnya dan warnanya hijau tua. Bunga
tunggal, bertangkai pendek,
warnanya
putih, keluar dari ujung
ranting, baunya harum. Buah bentuknya bulat
telur, kulitnya tipis, mengandung pigmen berwarna
kuning dan berbiji banyak. Simplisia: Gardeniae Jasminoidi Folium adalah daun dari tanaman Gardenia jasminoides Ellis, berbau
agak keras, tidak khas, rasa tawar, warna kehijauan. Daun tunggal, agak liat warna hijau keabu-
abuan, helaian daun berbentuk jorong, bundar telur terbalik atau lanset, ujung umumnya meruncing, pangkal runcing atau agak meruncing pinggir rata, panjang helaian 4,5 - 13 cm, lebar 2-5 cm;
permukaan daun gundul agak mengkilat, tulang daun menyirip, menonjol pada permukaan bawah dan berwarna lebih muda; tangkai daun pendek.
Habitat
Kacapiring mudah tumbuh di sembarang tempat, baik di daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok di daerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 m dpi. Banyak terdapat di daerah Sumatera, Jawa, Maluku, Nusa Tenggara, Cina dan negara-negara di Asia Timur.
Sinonim
Gardenia florida L., Gardenia grandiflora Sleb., Gardenia maruba Sieb. Et Zucc., Gardenia pictorum
Hassk., Gardenia radicans Thunb., Verneria augusta L. Gardenia augusta Merr.
Nama Daerah
Sumatera: Meulu bruek, raja putih (Aceh); bunga Cina, kaca piring, bunga susu (Melayu); Jawa: Kacapiring (Sunda);
kacapiring,
peciring,
cepiring,
ceplokpiring (Jawa); kacapiring, sangklapa (Maluku); Bali: Jempring.l)
Nama Asing
Cape jasmine, gardenia
Florida, common gardenia (Inggris), san tze
che,
zhi zi (China).
Kandungan Kimia
Daun mengandung: saponin, flavonoid, polifenol, dan minyak atsiri. Buah mengandung: minyak atsiri, gardenin (C14H12O5 atau C23H30O10), gardenosida, geniposida (genipin-l-glukosida), genipin-
1-a-D-gentiobiosida, gardosida (S,10-dehidrologanin), skandosida metil ester, glikosida, a-sitosterol,
a-manitol, nonakosan, krosetin, krosin (C44H64O24), klorogenin, tanin dan dekstrosa. Kulit buah mengandung asam
ursolat.Batang dan
akar mengandung asam
oleanolat
asetat,
d-manitol,
stigmasterol. Bunga mengandung minyak atsiri benzil asetat, hidroksisitronelal dan eugenol. Gardenin adalah kristal berwarna kuning emas, larut
dalam alkohol dan kloroform.3)
Efek Farmakologi
Ekstrak etanol daun kacapiring dosis 792 mg/kg BB, yang diberikan secara oral pada tikus jantan
Sprague Dawley yang 4 jam sebelumnya diinduksi dengan pepton menunjukkan efek antipiretik dengan pembanding asetosal dosis 300 mg/kg BB secara oral dimana teijadi penurunan suhu sebesar
1,74 °C setelah 4 jam pemberian. Penurunan suhu tersebut sebanding dengan kelompok kontrol
asetosal sebesar 2°C setelah
3 jam pemberian.5)
Indikasi
Membantu meredakan demam
Kontraindikasi Belum diketahui
Peringatan
Jangan minum rebusan buah kacapiring jika sedang menderita diare. Efek yang Tidak Diinginkan Belum diketahui
Interaksi Belum diketahui
Toksisitas Belum diketahui
Penyiapan dan Dosis
Daun segar 30 gram ditambahkan gula aren sebesar ibu jari, rebus dengan dua gelas air sampai air rebusannya tersisa
satu
gelas, dinginkan, saring dan minum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari sampai
sembuh.
Penyimpanan
Disimpan dalam wadah tertutup rapat
dan
kering.
Daftar Pustaka
1. Anonim, 1989, Materia Medika Indonesia, Jilid V, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 226-22.
2. Dalimartha, S., 2003, Atlas Tanaman Obat Indonesia, Jilid ke-
3. Penerbit Puspa Swara, Jakarta, 30-34.
3. Eisen, B. dan Tang, W., 1992, Chinese Drug of Plant Origin Chemistry, Pharmacology, and In Use
Traditional, Springer-Verlag, New York, 539-542,
4. Hson Mou Chang dan Paul Pui Hay But, 1983, Pharmacology and Application of Chinese Materia
Medical, Chinese
Medicinal Material Research Centre, The Chinese University of Hong Kong, 1005.
5. Rinawati, Y., Yulinah, ES., Maria,I., 2000, Uji Efek
Antipiretik Daun Beluntas (Pluchea indica (L.) Less), Daun Kaca Piring (Gardenia
jasminoides Ellis) dan Daun Ubi Jalar (.Ipomoea batatas (L.) L.) pada Tikus Putih Jantan Galur
Sprague
Dawley, Skripsi, Departemen Farmasi, ITB, Bandung.