Jum'at 4 Apr 2025

Notification

×
Jum'at, 4 Apr 2025

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Euphorbiae Hirtae Herba (Herba Patikan Kebo)

| November 17, 2023 WIB

 Euphorbiae Hirtae Herba (Herba Patikan Kebo) Euphorbia hirta Linn. Euphorbiaceae

 

Premium By Raushan Design With Shroff Templates

Deskripsi Tanaman dan Simplisia

Tanaman: Euphorbia hirta Linn. merupakan terna tegak atau memanjat, tinggi 6-60 cm, batang berambut, percabangan selalu keluar dari dekat pangkal batang dan tumbuh lurus ke atas, jarang yang tumbuh mendatar dengan permukaan tanah, berwarna merah atau keunguan. Akar utama adalah akar tunggang, bagian yang paling tebal bergaris tengah ± 5 mm, akar cabang serupa serabut. Batang kecil panjang dan bulat, berambut kasar dan kaku. Daun berhadapan, umumnya rapuh dan mudah patah, warna hijau tua sampai hijau kelabu, bentuk jorong meruncing sampai


tumpul atau berbentuk bundar panjang dengan pangkal tidak sama, permukaan atas dan bawah berambut, panjang helai daun 0,5 - 5 cm, lebar 0,5 - 2,5 cm, tepi daun bergerigi, seringkali terdapat noda yang berwarna ungu, berambut jarang, panjang tangkai daun 2 -1*4 mm, daun penumpu berbentuk paku. Bunga kecil, bergerombol dalam karangan bunga berbentuk bola yang bergaris tengah ± 1 cm. Buah berongga tiga, panjang 1 – 2 mm. Bunga mempunyai susunan yang istimewa yaitu satu bunga dikelilingi oleh lima bunga bercabang seling, masing-masing terdiri dari empat bunga jantan. Biji sangat kecil dan berambut. Biji berjumlah 3 bersisi 4, berwarna coklat kemerahan.

 

 

Simplisia:

Euphorbiae Hirtae Herba adalah seluruh bagian diatas tanah tanaman Euphorbia hirta Linn. Daun berhadapan, umumnya rapuh dan mudah patah, warna hijau tua sampai hijau kelabu, bentuk jorong meruncing sampai tumpul atau berbentuk bundar, panjang dengan pangkal tidak sama, permukaan atas dan bawah berambut, panjang helai daun 0,5 - 5 cm, lebar 0,5 - 2,5 cm, tepi daun bergerigi, seringkali terdapat noda yang berwarna ungu, berambut jarang, panjang tangkai daun 2- 4 mm, daun penumpu berbentuk paku.

 

Habitat

Berasal dari Amerika. Terdapat di India, Cina, Malaysia dan Australia. Di Indonesia banyak dijumpai pada tempat terbuka di pantai, padang rumput, di tepi sungai atau kebun, pada ketinggian 1-1.400 m

dpi.

 

Sinonim

Euphorbia pilulifera L., Euphorbia pilulifera Auct.var.Hirta Thell., Euphorbia pilulifera Sensu Boiss., Euphorbia capitata Lam.,

 

Nama Daerah

Sumatera: Daun biji kacang (Melayu); Jawa: Gelang susu, gendong anak (Jakarta); nanangkaan (Sunda); kukon-kukon, patikan, patikan kebo (Jawa); patikan jawa, kak-sekakan (Madura); Maluku'. Sosononga (Halmahera); isu ma ibi (Temate); isu gibi (Tidore).

 

Nama Asing

Asthma herb, pill bearing spurge, small euphorbia, snakeweed (Inggris), laban maghrabi (Arab), dudhi, dudhi kalan, khiral, tanbeshari buti (India /Urdu)

 

Kandungan Kimia

Herba mengandung, quersetin, quersitrin, xanthorhamnin, leukosianidin, 3,5-diglucoside, zat samak dengan asam gallat sebagai komponen penyusun, inosit, sterol, terpenoid seperti tarakserol, friedalin,


n-alkana, dan triakontan. E. hirta var. Procumbens (Boiss) Small mengandung herfirdelin, P-amarin, (3-sitosterin, hentriakontan. 3, 6, 7)

 

Efek Farmakologi

Ekstrak  air  daun  patikan  kebo  mempunyai  efek  analgetisentral  yang  serupa  dengan  morfin, antipiretik dan antiinflamasi pada mencit dan tikus.4) Ekstrak air patikan kebo yang telah dibebaskan

dari senyawa lipofil, pada dosis 100 dan 400 mg/kg BB per oral mempunyai efek analgetik pada susunan syaraf pusat dan sedatif. Pada dosis 20-25 mg/kg BB secara intraperitoneal mempunyai efek sebagai penurun panas yang diinduksi demam oleh ragi dengan dosis 100 dan 400 mg/ kg BB per

oral.4)

 

Indikasi

Membantu meredakan nyeri dan demam. Kontraindikasi Belum diketahui

Peringatan

Penggunaan  ekstrak  pertama  kali  dapat  menimbulkan  efek  depresan  dan  mengiritasi  mukosa lambung.  Penggunaan  jangka  waktu  lama  atau  pemakaian  dalam  dosis  besar  berbahaya  bagi

jantung.5)

 

Efek yang Tidak Diinginkan

Reaksinya  seperti  narkotik.25  Uji  pada  tikus,  asam  sikimat  bersifat  karsinogenik,  tetapi  tidak menunjukkan aktivitas mutagenik (dengan metode Ames)6)

Interaksi Belum diketahui

 

Toksisitas

Herba yang berasal dari tanaman yang tumbuh di daerah tertentu dilaporkan ada yang mengandung racun sianida (HCN).3,7)

 

Penyiapan dan Dosis

Digunakan 1/3 genggam daun, digiling halus, diberi air panas 3A cangkir dan 1 sendok makan madu, diperas, disaring dan diminum 2 kali sehari.1* Ramuan lain : 20 gram daun segar direbus dengan 2

gelas air selama 15 menit, dinginkan, saring, minum sehari dua kali masing - masing setengah gelas.

 

Penyimpanan

Dalam wadah tertutup rapat dan kering.

 

Daftar Pustaka

1.        Sudarsono., Gunawan, D.., Wahyuono, S.., Donatus, I.A.., Pumomo., 2002, Tumbuhan Obat

II Hasil Penelitian, Sifat-Sifat dan Penggunaan, Pusat Penelitian Obat Tradisional, Universitas Gadjah

Mada, Yogyakarta, 79-82.

2.        Kasahara S. dan S. Hemmi, (Eds.), 1995, Medicinal Herb Index in Indonesia, PT. Eisai

Indonesia, Jakarta.

3.        Perry, L.M., 1980, Medicinal Plants of East and Southeast Asia: Attributed, Properties and

Uses, The MIT Press, Massachusetts., 143.

4. Lanhers, M.C., Fleurentine, J., Dorfinan, P, Mortier, F., Pelt, J.M., 1991. Analgesic, Antipyreticand

Anti Inflamatory Properties of Euphorbia hirta, Planta Med, 57, 225-23.

5.        Wren, R.C., 1988, Potter ’s New Cyclopedia of Botanical Drugs and Preparations, The C.W.

Daniel Company Limited, United Kingdom, 111-112.

6.        Bames, Joanne., Anderson, LindaA., Phillipson, J. David., 2007, Herbal Medicines, Third

Edition, Pharmaceutical Press, London, 249-250.

7.        Watt J.M, & M.G. Breyer -BrandWijk, 1962, The Medicinal and Poisonous Plants of Southern and Eastern Africa, 2nd Ed.., E.S Livingstone Ltd., London., 408-411.
×
Daftar Isi Update